Kamis, 03 Januari 2013

Resume 12 (Profesi Kependidikan)

Berikutnya presentasi disajikan oleh kelompok 8 yang mempresentasikan materi tentang Standar Pengawasan. Kelompok 8 diwakili oleh saudara Ilham Amifiat. 

Pengawasan merupakan fungsi manajeman yang diperlukan untuk mengevaluasi kinerja organisasi atau unit-unit dalam suatu organisasi guna menetapkan kemajuan sesuai dengan arah yang dikehendaki.

Berikut merupakan proses pengawasan:

  1. Menetapkan standarr-standar pelaksanaan pekerjaan
  2. Pengukuran hasil/pelaksanaan pekerjaan
  3. Mengoreksi penyimpangan
Dalam Standar Pengawasan, dijelaskan juga tentang metode pengawasan yang dibagi menjadi dua, yaitu:
  1. Pengawasan Non-kuantitatif yaitu pengawasan yang tidak melibatkan angka-angka dan digunakan untuk mengawasi presentasi.
  2. Pengawasan Kuantitatif yaitu pengawasan yang melibatkan angka-angka untuk menilai suatu presentasi organisasi/sekolah.
Setelah itu dijelaskan mengenai supervisi pendidikan. Pengertian supervisi dapat dilihat dari tiga sudut pandang yaitu:
  • Secara Morfologi : Super dan vision. Super berarti diatas dan vision berarti melihat.
  • Secara Sematik : Pembinaan yang berupa bimbingan atau tuntunan ke arah perbaikan situasi pendidikan pada umumnya dan peningkatan mutu mengajar dan belajar pada khususnya.
  • Secara Etimologi : Pengawasan di bidang pendidikan.
Adapun tujuan dari supervisi antara lain dibagi menjadi tujuan utama dan tujuan umum yaitu:
  • Tujuan utama : Mengembangkan sistuasi belajar mengajar yang lebih baik melalui pembinaan dan peningkatan profesionalisme.
  • Tujuan umum : Memberikan bantuan teknis dan bimbingan kepada guru dan staf agar personil tersebut mampu meningkatkan kualitas kinerjanya dalam melaksanakan tugas dan melaksanakan proses belajar mengajar
Prinsip-prinsip supervisi antara lain:
  • Ilmiah
  • Kooperatif
  • Konstruktif dan kreatif
  • Realistik
  • Progresif
  • Inovatif

Fungsi Supervisi

Menurut Anwar dan Sagala :
  • Menetapkan masalah yang betul-betul mendesak untuk ditanggulangi.
  • Menyelenggarakan inspeksi, yaitu sebelum memberikan pelayanan kepada guru, supervisor lebih dulu perlu mengadakan inspeksi sebagai usaha mensurvai seluruh sistem yang ada.
  • Memberikan solusi terhadap hasil inspeksi yang telah di survai
  • Penilaian
  • Latihan, dan
  • Pembinaan atau pengembangan.

Tipe-tipe Supervisi

  1. Tipe Inspeksi
  2. Tipe Laisses Faire
  3. Tipe Coersive
  4. Tipe Training dan Guidance
  5. Tipe Demokratis

Teknik-teknik Supervisi

- Teknik Perseorangan
  1. Kunjungan kelas
  2. Observasi Kelas
  3. Percakapan Pribadi
  4. Intervisitasi (mengunjungi sekolah lain)
  5. Menilai diri sendiri
- Teknik Kelompok
  1. Rapat
  2. Studi kelompok antar guru
  3. Diskusi kelompok
  4. Penataran
  5. Seminar

0 komentar:

Posting Komentar